Penjelasan Struktur Teks Eksplanasi Lengkap - Teks Ekplanasi adalah teks yang berisi penjelasan - penjelasan tentang proses bagaimana dan mengapa dari suatu topik yang berhubungan dengan fenomena - fenomena alam maupun sosial yang terjadi di kehidupan sehari-hari.
Teks Eksplanasi biasanya bertema tentang fenomena alam, baik teks eksplanasi gempa bumi, teks eksplanasi benjir, teks eksplanasi tanah longsor dan lainnya. Teks Eksplanasi menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan tepat.
Teks Eksplanasi ini memiliki 3 struktur yang sangat komplek dan pasti. Jika kalian salah penaruhan atau pengelompokkan struktur ini, maka bukan teks eksplanasi namanya. 3 Struktur tersebut adalah Pernyataan Umum, Deretan Penjelas, dan Interpretasi atau Penutup.
Berikut ini adalah Penjelasan dari Struktur Teks Eksplanasi yang berupa Pernyataan Umum, Deretan Penjelas dan Interpretasi atau Penutup.
1. Pernyataan Umum
Pernyataan Umum ini membahas tentang informasi - informasi dasar dalam sebuah masalah atau pengenalan kepada sebuah masalah.
Misalnya kita membuat Teks Eksplanasi tentang bencana alam banjir. Isi Pernyataan Umumnya adalah "Apa itu banjir? Bagaimana banjir bisa terjadi? dan Dan berapa kali banjir terjadi?"
Menghilangkan Pernyataan Umum sama saja dengan merusak Teks Eksplanasi ini. Karena struktur ini merupakan struktur yang paling penting. Secara umum struktur ini berisi apapun yang bisa diterima masyarakat secara umum.
2. Deretan Penjelas
Deretan penjelas berisi semua informasi dari fenomena yang ada.
Bagaimana peristiwa ini bisa terjadi ataupun tercipta.
Misalnya saat saat terjadi letusan Gunung Semeru. Apa yang menyebabkan Gunung Semeru yang awalnya diam menjadi bergejolak? Adakah hubungannya dengan aktivitas gunung-gunung yang ada di Indonesia? Penjelasan-penjelasan detail seperti ini ditulis dengan runut agar pembaca mampu memahami duduk permasalahannya.
Selain penyebab dari suatu peristiwa, pada bagian ini juga dijelaskan tentang akibat dari peristiwa.
Misalnya akibat adanya kebakaran hutan di Sumatera dan Kalimantan banyak sekali hewan yang mati dan asap mengganggu pernapasan hingga berbulan-bulan lamanya.
Hubungan sebab-akibat ini harus ada karena merupakan bagian yang penting. Dengan adanya hubungan sebab-akibat, pembaca akan paham maksud dari teks ini dibuat. Informasi pun akan disebarkan dengan baik.
3. Interpretasi atau Penutup
Interpretasi berisi sebuah kesimpulan dari peristiwa yang terjadi. Bagian ini sebenarnya opsional, boleh ada ataupun tidak. Namun keberadaannya tetap ada untuk menutup sesuatu teks agar terlihat lebih sempurna.
Bagian interpretasi biasanya berisi kesimpulan singkat dari peristiwa yang telah terjadi. Biasanya berupa nasihat, wejangan, atau harapan dari sebuah masalah.
Misalnya sebuah harapan agar peristiwa seperti ini tidak akan pernah terjadi lagi di masa depan. Atau agar korban peristiwa tersebut segera mendapatkan perhatian dari pemerintah.
Silakan pahami Penjelasan Struktur Teks Eksplanasi tersebut untuk bisa membuat Teks Eksplanasi dengan baik dan benar. Jika kalian ingin mengetahui Tujuan, Ciri Ciri, dan Contoh Teks Eksplanasi kalian bisa mencari dengan mengetikkan di kolom pencarian di bagian atas situs ini.

Berkomentarlah dengan Baik dan Santun, Gunakan Nama Asli Anda.
Gunakan Emoticon dibawah ini jika perlu.
EmoticonEmoticon